Jumat, 26 Juli 2013

Teacher, student and teaching



A       IDENTITAS
          Hari/Tanggal    : jumat / 27 Juli 2012
          Waktu               : 08.30-11.30
B       KEGIATAN                                        
         Teacher, student and teaching       
C       RINGKASAN KEGIATAN
          Hari ini dr. Xu Zhenglong memberikan mata kuliah pendidikan kepada kami. Kami akan membicarakan materi teacher, student, dan teaching. Pada umumnya pengajar di China memberikan materi dengan cara diskusi, mereka selalu mengajak kami untuk sharing masalah pendidikan sesuai dengan materi yang dibicarakan. Dengan cara seperti ini kami mendapat gambaran bagaimana dunia pendidikan Indonesia jika dibandingkan dengan China.
          Seperi yang sudah disampaikan pada pertemuan pertama, bahwa paradigma pendidikan saat ini adalah pemberian service kepada siswa bukan lagi sesuautu yang ditawarkan kepada siswa. Dalam pembelajaran di kelas, guru wajib memberikan treatment yang sama pada semua siswa, karena semua individu sama kedudukannya semenjak lahir. Selain itu guru harus membuat tujuan pembelajaran yang jelas sehingga siswa menyadari bahwa untuk saat ini tidak ada yang lebih penting selain pendidikan. Usia muda merupakan masa yang terbaik untuk mendapatkan pendidikan sebaik dan sebanyak mungkin. karena dengan pendidikan yang baik siswa akan tumbuh menjadi pribadi yang selalu mencari pengetahuan, memiliki tingkah laku yang baik, dan memiliki watak yang bijaksana. Guru harus kreative dalam mengajar sehingga tercipta perubahan di dalam kelas. Siswa menjadi pribadi yang bahagia walaupun harus belajar giat, belajar bagaimana belajar inovative, belajar bagaimana bekerja sama dengan orang lain, dan menjadi pribadi yang unik di kelompoknya. Untuk menciptakan itu semua, diperlukan kerja sama yang baik antara semua komponen pendidikan yang meliputi pemerintah, sekolah, guru, siswa, orang tua siswa, dan masyarakat.
             Hubungan antara guru dan siswa menciptakan adanya penilaian siswa terhadap karakter guru atau penilaian guru terhadap karakter siswa sehingga timbul istilah good teacher, not so good teacher, good student, dan not so good student. Kemudian dengan berbagai permasalahan yang melanda dunia pendidikan dan pencitraan yang melekat pada guru atau siswa bagaimana masa depan guru atau profesi guru di waktu yangn akan datang.
            Dalam rangka memberikan equal treatment, guru yang baik tidak hanya memberikan tugas rumah (PR) kepada siswa, tetapi juga belajar dari tugas rumah siswa (feedback untuk guru). Saat ini di China ada pandangan menyusun tugas rumah yang berbeda untuk anak yang berbeda karena setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda. Mungkin ini salah satu cara untuk menghormati kemampuan siswa secara individual. Siswa yang pandai akan mendapatkan tugas yang lebih berat dibandingkan siswa yang biasa saja. Mungkin akan ada siswa yang bahagia atau tidak bahagia dengan cara ini, namun di masa yang akan datang cara ini dimaksudkan untuk membangun rasa percaya diri siswa sehingga siswa senang belajar dan senang mengerjakan tugas rumah mereka.
          Pada pertemuan kali ini kami mendapat tugas untuk mengindefikasi karakteristik good teacher Vs. not so good Teacher, good student Vs. not so good student, dan teacher future. Tugas tersebut harus kami presentasikan dan sebelum kami presentasikan beliau meminta kami untuk mengEmailkannya kepada beliau sehinngga beliau tahu apa yang kami bicarakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar